tentang puisi yang menangis

| Senin, 22 Desember 2014
rindu -rindu ini menangis sejuk, air mata ini tertawa girang,
oh Tuhan
nikmatnya perasaan ini
tak kurasa dalam kebekuan
mata ini tak bisa menangis seakan tak memiliki air mata,
bibir ini tak bisa berucap seakan tak ingin berkata apapun
hati ini terhampakan akan sebuah penyesalan
perjalanan ini masih sangat panjang
rasa lelah dan malas itu selalu datang dan mendatangiku
aku ingin bercerita bagaimana rasanya menangis, tertawa dan bahagia
bolehkah sayang?
menari-nari dalam khayalan dan bintang itu?
atau merintih di kala kebekuan melanda?
bial jemari ini tak mampu lagi memegang apapun
bila bibir ini tak dapat lagi berucap

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲