catatan menjelang akhir tahun

| Senin, 15 Desember 2014
rindu rasanya dengan awal tahun kemaren, rindu rasanya dengan mentari yang telah berlalu, rindu rasanya dengan keramaian yang mulai memudar, senang aku, dengan rasaku, perih tak pernah ku rasa, kamu tahu? semuanya aneh, aku mulai mengerti dan belajar artinya kesabaran, kesyukuran dan memahami. setiap orang memiliki sikap dari pengalamannya masing-masing dan harus di hargai . tidak ada ynag salah tidak ada juga yang benar. semuanya relatif dan beralasan untuk mengambil sikap. hanya baagaimana saja kita yang mengaturnya mengelolanya dan membuatnya dan hati ini yang tak boleh terluka.
1 tahun hampir berlalu dengan tanpa membawa sesuatu yang telah ditargetkan, tapi, Tak apa. Allah maha pengasih banyak hal berharga yang bisa ku dapat. kamu, kamu, kamu , kamu, kamu , kamu, kamu dan kamu, aku kenal kalian dan itu lebih dari cukup lebih dari yang kupinta dalam sajak-sajak doa ku selama ini. kalian yang akan menemaniku setelah ini hingga selesai masa pendidikan dan masa mencari pekerjaan , kita kita dan kita bersama menaiki puncak puncak kemegahan kehidupan. kita harus kaya, hidup megah mewah berlimpah, kita harus kuat kita harus angkuh, kita harus sombong terhadap penghianatan dan kita harus santun dalam bersikap.
apasaja salah semua orang kepada ku di tahun ini ku terima dan apa salahku terhdap orang berusaha ku tebus.. semuanya hanya masalalu, masa depan yang akan kita hadapi.
ya, aku terlalu rapuh atau terlal kuat untuk keadaan ini?

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲