jika mendengar kata itu kita pasti bertanya maaf itu bagaimana da seperti apa?
jujur di umur ku yang menginjak angka 21 tahun. aku masih saja bertanya-tanya seperti apa maaf itu?
karena sedari kecil aku sudah diajarkan untuk mengucapkan maaf ketika berbuat salah. entah salah versi siapa karena yang ku tahu kebenaran bersifat absult.
Perjalanan panjang yang kulewati begitu beragam dan seberagam itu pula entah aku mengalami atau melihat ataupun mendengar kisah tentang kata maaf.
yang ku tahu ketika mengucapkan maaf semua kesalahan itu terhapuskan. lambat laun ketika aku mulai beranjaka dewasa maaf tak lain seperti itu. maaf memiliki egoismenya sendiri.
ada beragam dari kekeluan lidah seseorang yang bersalah dan ketidakikhlasan dari orang yang dipersalahkan.
itu bukan kisahh tentang orang lain dan bahkan itu pula kualami dalam perjalanan kisahku.
awalnya ketika ada orang yang berbuat salah kepadaku tanpa orang tersebut meminta maaf mereka ku beri maaf, lambat laun aku perlu kata maaf dan lambat laun aku mempersalahkan mereka. aku tahu itu kesalahan tapi, aku menikmatinya. aku tahu itu salah tapi, aku menganggapnya proses pendewasaan.
semakin dewasa semakin aku terbimbangkan oleh perasaanku sendiri.
saat membaca cerita tentang nabi Muhammad dimana beliau beitu pemaaf aku malu dengan sifatku yang alu meminta maaf dan sulit memaafkan oranglain. Ya Allah dalam doa-doaku yang tak berkesudahan jadikanlah jiwaku ini jiwa yang pemaaf dan bermanfaat.


0 komentar:
Posting Komentar