goresan kisah ini

| Rabu, 19 Agustus 2015
Sajak-sajak waktu mengantarkanku untuk sebuah perjuampaan.
Perjumpaan yang mengawali sebuah kisah yang tak begitu panjang.
Bahkan,
Tak begitu menarik.
Hanya saja memiliki arti yang mendalam bagi yang menginginkannya.
Namanya kasih dalam kisah yang belum berujung.
kisah yang tak pernah di tahu kapan akan bermuara.
Kisah yang mengajarkanku tentang sebuah pengartian akan kehidupan.
Kisah yang membuatku berdiri dan berbeda dari biasanya.
Waktu yang mengakhirinya dan mengantarkan kita dalam perbedaan.
Tidak ada orang yang benar-benar cocok dalam dalam melangkah
Tidak ada orang yang benar-benar mengerti
Hanya saja kisah ini selalu berjalan seiring dengan waktu yang menjelaskan semuanya tanpa kata-kata yang kita ingini.
Aku dan Kamu dalam kisah yang tak pernah kita mengerti satu sama lain
Kisah yang tidak kita sadari akan waktu berawal, berjalan ataupun berakhirnya.
kita adalah orang yang sama-sama percaya akan kasih dalam kehidupan
kita adalah orang yang sama dalam menjunjung tinggi keikhlasan
hanya saja kita berbeda dalam melangkah
kita berbeda dalam memandang
kita berbeda dalam berfikir
namun,
Sempat sama dalam cinta
entah sampai kapan
sampai waktu yang terlampaui atau waktu yang akan datang
hanya muara takdir yang mengetahui dalam ketidaktahuan kita sebagi manusia.
Langkah ini terasa begitu berat untuk berpindah.
Tapi,
Akan lebih sulit untuk bertahan.
Hingga kita hanya akan menantikan sebuah keajaiban takdir yang membuat kita untuk mengerti tentang kehidupan
air mata ini memamng nyata
tapi,
nilai-nilai cinta yang kita amini lebih berarti dari luka dan rasa kecewa yang menyakitkan
entah seperti apa dunia akan mengakhiri nafas kita
percaya lah yang Maha Kuasa akan selalu menyayangi hambaNya.
Dengan kasihNya dengan kelembutanNya dan dengan cintaNya
Cinta yang seharusnya melindungi dan menjaga
cinta Yang tak pernah sedikitpun ada rasa kekecewaan didalamnya
Aku dan Kamu memang berbeda
Tapi, dalam cinta kita sama-sama mengamini nilai Perjuangan, Pengorbanan dan kebebasan
Kita pernah berjuang,
kita juga pernah berkorban
dan kini saatnya kita untuk membebaskan
karena seperti itulah cinta yang sama-sama kita amini
pergi untuk sebuah kebebasan
karena kita akan tetap bahagia karena cinta yang membuat kita bahagia
walaupun air mata itu ada
tapi, kita akan dan harus bahagia untuk satu sama lain di belahan bumi manapun yang tidak pernah kita tahu
dengan siapa atau bagaimana
kita harus bahagia bahagia
sampai yang Maha kuasa meberikan keajaibannya terhadap takdir yang di masa lalu pernah menjadi isi dari setiap doa kita
Aamiin 

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲