ketika waktu tak lagi menjadi milikku.
lalu menjadi sebuah bayangan dalam masa lalu
aku tidak papa berjalan-jalan dengan waktu yang berat dan akan berakhir dengan baik
baik, sebaik yang tak pernah ku bayangkan.
Paa,
Terimakasih telah mengajarkan ku tentang betapa kejamnya kehidupan ini,
betapa beratnya berjalan seorang diri demi keluarga yang tercinta.
sehingga aku bisa melaluinya
mungkin, aku bukan anak yang baik dan membanggakan
tapi,
aku selalu berusaha untuk menjadikan kesuksesan ku sebagi kado di masa tuamu.
Paa
Tetap sehat, sampai nanti sampai saatnya aku bisa menebus semuanya dengan kesuksesanku.
Engkau lelaki terbaik dalam hidupku Paa
Engkau yang selalu menjagaku dan memanjakanku sampai aku bisa berdiri dan tegak seperti ini.
hal yang paling ku syukuri dalam hidupku adalah menjadi anakmu.
Paa,
maafkan aku yang selalu mengganggu waktu istirahat mu dengan celotehan -celotehan membosankan dariku, maafkan aku yang selalu merengek jika menginginkan sesuatu.
karena saat itu, aku tak mengerti betapa kejamnya dunia ini, bukan hanya kejam bahkan ia fana.
karena kau selalu berkata betapa menyenangkannya kehidupan ini.
walaupun setelah aku mulai mengerti kau mempersiapkan aku untuk dunia yang tak bersahabat
Paa
dalam setiap doaku ku mohon tetaplah sehat sampai aku bisa menebus semuanya dengan suksesku Paa
beri aku waktu lagi kesempatan lagi, untuk selalu berjuang .
dan aku akan tunjukkan putri kecilmu ini adalah anak yang hebat dan kau takkan pernah menyesali keberadaanku
Love you paaa


0 komentar:
Posting Komentar