dalam jajan jajaan dagangan yang sulit laku dalam pasaran, dalam kriteria-kriteria yang membumbung tinggi, dalam harapan angan yang sulit terwujud, dalam perjalanan yang suram ini. sebagaai manusia aku kira wajar ketika aku suka berkhayal dan menginginkan banyak hal, wajar rasanya.
ketika aku gila akan khayalan ku, ketika aku hanya sibuk akan diriku, ketika aku frustasi akan masalahku,banyak hal yang ku lakukan di penambahan umurku banyak keputusan besar yang salah ku ambil, banyak hal memalukan yang ku lakuakan,, tapi, inilah proses, proses pendewasaan yang tak pernah ku duga maupun ku ketahi.
umurku 19 tahun, angka dewasa untuk seorang remaja, ku lalui jalanan ini walalupun sendir sepi dan sulit aku tetap berjalan. lelah rasanya, banyak sekali orang yang tak ku suka dan berbeda paham denganku ada di dekatku, bosan aku,.
suatu ketika aku bertemu dengan mu sobat sosok sederhana yang diam tapi, memiliki sesuatu yang berarti bagi bayak orang, bukan hanya lunturnya egoku, tapi, ego oang yang tak ku mengerti.
aku tak mengenalmu tapi, aku meminta tolongmu, aku pun tak tahu engkau tapi, aku memanggilmu, aku merasa pintar tapi, kau jauh lebih pintar, kita adalah orang yang berjalan dengan arah dan tujuan yangg berbeda, tapi, kita sama dalam memegang kehormatan diri.
kita adalah orang yang berbeda satu sama lain tapi, kita sama mengagumi suatu yang tak pantas di kagumi. kita tidak sempurna tapi, kita mengamini ketidaksempurnaan itu untuk sesama,
kita adalah orang yang berpegang pada prinsip tapi, kita luntur akan hati.
hal yang paling mengagumkan adalah kau bisa membangunkan jiwa seorang egois itu menjadi begitu terpana dengan keberadaanmu, membangkitkan jiwanya yang telah mati terbunuh dalam perselisihan bangkit mecinta kepadamu atas dasar masa lalu.
aaku kagum kepadamu, sosok tenang yang tak begitu menarik tapi mengangumkan, sosok sederhana yang tak begitu banyak bicara tapi menyenangkan


0 komentar:
Posting Komentar